Tuesday, May 8, 2018

Menambahkan File External JAR

Daftar Isi Pelajaran ...

Pada latihan ini kita akan menambahkan file ekternal berekstensi Java Archive (JAR) ke dalam Android Studio.  File JAR dikembangkan programer sebelumnya untuk fungsi tertentu dengan menggunakan bahasa Java.  File JAR sudah jadi dan kita tinggal menggunakan library yang tertulis didalamnya untuk memudahakan dan menghindari pengembang membuatnya sendiri dari awal.  Biasanya pihak ketiga menyediakan file berekstensi .jar ini.


Pada Android Studio menambahkan library dari luar (ekternal) memiliki langkah tersendiri.  Mulai download dari websitenya, menambahkan file ke folder library (lib) hingga mengaktifkanya melalui  menu Project Structure dan dialog yang disediakan oleh Android Studio.  Setelah diaktifkan maka pesan kesalahan akan hilang dan library tersebut dapat kita gunakan karena sudah masuk (diregistrasi) dalam lingkungan pengembangan kita.  Selamat berlatih sahabat ASIC.

Petunjuk Penggunaan : PetunjukPenggunaan.pdf
Source Code Aplikasi : MySourceCode

Links :
  1. Mengenal Sistem File : JAR Pada Perangkat Android
  2. How To Import Or Add External JAR FIles To Android Studio
  3. Add Android Studio External Java Library (JAR and AAR)
  4. External JAR as Dependency in Android Studio
  5. Membuat Pustaka Android
  6. Difference between JAR vs AAR
  7. Develop an Android Library
  8. How to Export and Import Java Documentation

Sunday, May 6, 2018

Merubah Tampilan Android Studio

Daftar Isi Pelajaran ...

Pengguna dapat merubah font dan tampilan kode program Android Studio melalui tampilan windows Setting.  Penyetelan lain juga dapat dilakukan karena pengguna dapat memilih menu untuk melakukan setting yang sesuai.  Setelah dilakukan setting kita dapat menekan button Apply untuk mengaktifkan perubahan.  Pada latihan ini kita membuat sebuah fragment kosong seperti yang kita lakukan sebelumnya dan merubah latar belakang terang menjadi gelap.



Sebagai sebuah Integrated Development Environment (IDE) Google melakukan penambahan fasilitas Android Studio sesuai dengan penambahan versi.  Tulisan ini menggunakan Android Studio versi 3.0.1 yang dapat kita unduh (download).  Pada latihan ini juga kita menghilangkan pesan kesalahan building gradle dengan menggunakan Google search, text editor dan StackOverFlow.com. Disertakan juga tabel yang menginformasikan petunjuk pada jendela Setting dan URL yang tampil jika ditekan button Help.  Selamat mencoba sahabat ASIC.

Petunjuk Penggunaan : PetunjukPenggunaan.pdf
Petunjuk Penggunaan2 : PetunjukPenggunaanHelp.pdf
Source Code Aplikasi : MySourceCode.zip


Links :
  1. Mengubah tema Android Studio menjadi hitam
  2. Cara Mengganti Tema Tampilan Android Studio
  3. Membuat UI Dashboard Menu Menarik Android Studio
  4. Five Things To Do With Android Studio
  5. Making Android Studio Pretty
  6. Configuring Android Studio
  7. Setting Dialog Help Android Studio


Wednesday, April 25, 2018

Menampilkan Logcat, Debug dan Profile

Daftar Isi Pelajaran ...

Sahabat ASIC sambil menunggu pembelian/pembuatan card IoT, kita akan membahas Android Studio sebagai Integrated Development Enviroment (IDE).  Kenapa ini penting untuk kita bahas?. Karena Android Studio memiliki banyak fasilitas yang dapat kita gunakan untuk mengembangkan sebuah produk aplikasi.  Sebagai sebuah IDE Andrioid Studio akan ditambah fasilitasnya sejalan dengan bertambahnya versi dari Google.  Pada pelajaran ini kita akan membahas penggunaan Logcat dan Debug serta Profile untuk memudahkan pengembang menelusuri dan menilai kinerja programnya.




Kita akan membuat Activity Lifecycle sederhana dan kita menampilkannya dalam menu Logcat.  Setelah itu kita meletakkan cursor dan mendebug nya dan kita lihat dalam menu debug. Profile juga akan kita sertakan untuk menampilkan kinerja aplikasi yang ditampilkan oleh emulator AVD yang kita buat.  Android Studio akan menampilkan kinerja CPU, Memory dan Network untuk aplikasi dengan meng-klick menu dibawahnya.  Sederhana bukan.  Selamat Mencoba.

Petunjuk Penggunaan : PetunjukPenggunaan.pdf
Source Code Android : MySourceCode.zip

Links :
  1. Android Developer LogCat
  2. StackOverFlow Create AVD
  3. Debugger Android Studio
  4. LogCat Android Studio
  5. Cara melihat Logcat erros android studio

Saturday, April 7, 2018

Android Things

Daftar Isi Pelajaran ...

Sahabat ASIC kita mulai pelajaran baru yaitu Android Things.  Android Things adalah istilah Google untuk me-response Internet of Things (IoT).  Mulai Android Studio Versi 3.0 ke atas Google menyertakan project IoT dalam desainnya.  IoT adalah hubungan yang harmonis antara Android Studio sebagai Integrated Development Environment (IDE) dengan dunia luar yang nyata melalui komunikasi data.  Apa yang dikembangkan di Android Studio dapat dengan nyata kita lihat dan rasakan pengaruhnya di dunia nyata.



Pada pelajaran ini kita mulai dengan cara pengembangan Android Things di Android Studio.  Karena melibatkan peripheral device (alat dalam dunia nyata) perancangan Android Things tidak sama dengan perancangan yang cukup dengan emulator android (AVD) yang terinstall di PC kita.

Ada komponen yang berperan dalam Android Things.  Android Gadget yang terinstall APK atau aplikasi android, internet sebagai komunikasi data, Server IoT (Cloud) yang melayani akses IoT dan Hardware Input Output yang terhubung dengan sensor atau aktuator yang terhubung dengan benda nyata dalam kehidupan kita (Things).  Dengan fasilitas internet sebuah gadget dapat menampilkan grafik pembacaan sensor dari mana saja dan kapan saja. Dengan fasilitas internet sebuah gadget android dapat melaksanakan tugas tertentu melaui aktuator yang terhubung dengan I/O IoT kapan saja dan di mana saja.

Salah satu contoh penggunaan Android Things adalah dokter jarak jauh (Intenet of Medical Things-IoMT).  Kita dapat membaca suhu dan indikator lain di tubuh kita dengan advanced hardware tertentu yang memiliki sensor.  Melalui aplikasi yang terpasang di gadget kita, data indikator tersebut dikirim ke dokter melalui internet.  Melalui gadget juga dokter dari tempat yang berbeda dan terhubung dengan internet bisa melihat analisa tubuh dan penyakit yang dialami pasien secara real time.  Dokter memberikan diagnosa dan hasilnya dapat dibaca pasien melalui gadget tanpa harus menerima dokter di rumahnya atau pergi ke tempat dokter tinggal.

Kartu hardware yang paling banyak digunakan adalah Arduino dan Raspberry Pi.  Arduino memiliki microcontroler untuk kita program dengan bahasa lebih rendah (perangkat keras) dengan jumlah input output (I/O) yang lebih banyak.  Arduino lebih cocok jika kita hendak membuat robot dan pengendalian tertentu.  Raspberry Pi tidak memiliki microcontroler tapi lebih banyak fasilitas integrasi seperti USB dan jaringan untuk menggabungkan lebih dari satu server.  Jumlah I/O pada Raspberry Pi lebih sedikit dari Arduino.  Bahasa pemrograman Arduino bersifat khusus (proprietary) dengan kode (syntax) bahasa pemrograman Arduino.  Sedangkan Raspberry Pi lebih terbuka dan mengadopsi bahasa pemrograman Java, C++ dan Python.  Kita juga dapat merakit sendiri dengan papan (board) dan pembelian komponen secara terpisah sesuai dengan spesifikasi kita sendiri.

Sejalan dengan era disruptif yang menjadikan internet, efektivitas proses bisnis dan peningkatan nilai tambah sebagai perubah yang mempengaruhi, saat ini semakin banyak card (kartu) tersedia di pasaran dengan harga dan fitur yang bervariasi seperti esp32.  Pengguna dapat melakukan pemilihan kartu sesuai dengan IoT yang dibuat karena sudah terintegrasi dengan internet dan network (jaringan).


Petunjuk Pemakaian : PetunjukPemakaian.pdf
Souce Code Perbaikan: MySourceAndroidPerbaikan.zip
Souce Code Application : MySourceAndroid.zip



Link IoT :
  1. Getting Start Android Things
  2. Android Things and Voice Assistant
  3. Writting Your First Android Things Driver
  4. Restful API Inrerface Android Things
  5. Android Thing Google Cloud
  6. Using Android Things
  7. Standard I/O Android Things
  8. USB Communication Android Things
  9. Memahami Input Output di IoT
  10. Gateway IoT dan Mengapa Harus Perduli'
  11. Comparison between Arduino and Raspberry Pi 
  12. Hardware Basic for Android Things
  13. How to build your smart home with Raspberry Pi
  14. Ten DIY Development Board for IoT Prototyping
  15. Enam tip untuk menjadi pengembang IoT Handal
  16. Internet of Things (IoT) untuk pemula
  17. Internet of Things with esp32



Tuesday, March 27, 2018

Data eksternal Google Map API Location

Daftar Isi Pelajaran ...

Sahabat ASIC pada latihan ini kita membuat pencarian data eksternal pada data lokasi Google.  Oleh karena itu diperlukan akses internet dan Google Map API Key.  Kita membuat dua fragment frg_google_location.java dan frg_google_map.java.  Setelah mencari lokasi pada pengaktifkan Intent aplikasi peta default pada emulator kita memindahkan data latitude dan longitude pada EditText yang kita buat pada layout fragment_frg_google_location.xml.  Melalui sebuah button kita memanggil fragment frg_google_map.java yang kita copy dalam pelajaran terdahulu (Pelajaran Google Map 4).  Fragment aplikasi map itu akan menampilkan marka pada radius pemilihan yang dapat kita ubah.



Data lokasi pada Google sering diakses pengguna untuk melengkapi data yang tersebar diseluruh dunia. Kita juga membuat package google_nearby untuk menambahkan tiga class. Semua kode diatas dapat pembaca download di Referensi yang penulis cantumkan.  Jangan lupa untuk mendownload source code yang disertakan dalam tulisan ini.  Jangan lupa memodifikasi file AndroidManifest.xml untuk menambahkan akses intenet. Untuk memperkecil pencarian tambahkan EditText dan variable KeyWord sehingga menjadi :


StringBuilder googlePlacesUrl = new StringBuilder("https://maps.googleapis.com/maps/api/place/nearbysearch/json?");                googlePlacesUrl.append("location=" + latitude + "," + longitude);
googlePlacesUrl.append("&radius=" + PROXIMITY_RADIUS);
googlePlacesUrl.append("&type=" + nearbyPlace);
googlePlacesUrl.append("&keyword=" + KeyWord);                                    googlePlacesUrl.append("&sensor=true");
googlePlacesUrl.append("&key=" + "Google Key");


Selamat berlatih sahabat ASIC.

Petunjuk Penggunaan   : PetunjukBuildGradle.pdf
Source Code Android   : SrcMyAndroid.zip

Monday, March 19, 2018

Membuat WebServices SOAP Suhu

Daftar Isi Pelajaran ...

Akses data eksternal berikutnya adalah webservices atau layanan web.  Pada latihan ini kita mengakses sumber webservices dengan menggunakan SOAP (Simple Object Access Protocol). Webservices bisa dijalankan jika kita mengakses sumber penyedia layanan web. Kita mengakses URL https://www.w3schools.com/xml/.  Webservices membuat komunikasi antar PC, hosting dan gadget terjadi dengan sistem operasi dan bahasa pemrograman yang berbeda.  Mereka berkomunikasi dengan data text melalui protokol http. Misal pada contoh ini Android dengan bahasa java mengakses webservices yang dibuat dengan bahasa .NET.



Hal itu dimungkinkan karena hampir semua penyedia sistem operasi dan bahasa pemrograman menyediakan fasilitas komunikasi webservices, hanya beda syntax penulisan webservices nya.  Kita juga membaca file WSDL (Web Service Discription Language) pada setiap URL nya untuk mengetahui Methode Name dan Inputan yang dibutuhkan.

Ada tiga variable yang tidak boleh salah  menuliskanya karena bertipe string jadi jika salah webservices anda tidak jalan.  Tiga variable itu adalah methode, namespace dan url.  Semua hal diatas dapat anda dalami dalam tutorial dan source code aplikasi android.  Selamat berlatih sahabat ASIC.


Petunjuk Pemakaian : PetunjukPemakaian.pdf
Source Code Android : SrcCodeAndroidW3Schools.zip

Saturday, March 10, 2018

Membuat Data Cuaca REST WebServices

Daftar Isi Pelajaran ...

Sahabat ASIC kita masuk pada pelajaran baru, yaitu mengakses data eksternal.  Pada pelajaran ini kita membuat data cuaca dari website OpenWeatherMap.org yang menyediakan APIKeys untuk seluruh kota di dunia.  Jenis WebServices yang kita gunakan adalah jenis REST atau RESTful. Setelah kita membuat APIKeys di website tersebut, kita membuat frg_home dan frg_weather.  Kita kembali gunakan data JSON Volley (Pelajaran 13,14,15)) karena OpenWeatherMap.org gunakan data cuaca dengan data JSON. Selanjutnya kita merubah kode MainActivity.java, menambah menu weather.xml  untuk action menu di Bar (Pelajaran 17).  Di file petunjuk pemakaian dijelaskan bagaimana memisahkan jenis data JSON dan cara mengaksesnya dalam kode java.  Sebuah pesan Toast dan Snack Bar digunakan untuk menampilkan data cuaca dan gambar.


Disediakan juga penggantian nama kota malalui action manu search dengan menginputkan nama kota di dialog pengisian data.  Pembulatan juga dilakukan dengan decimal tertentu untuk tipe data double yang mengizinkan decimal digit.  Glide juga disertakan karena openweathermap.org menyediakan URL link gambar untuk setiap kondisi cuaca (Pelajaran 18).  Selamat berlatih sahabat ASIC.

Petunjuk Pemakaian : PetunjukPemakaian.pdf
Source Aplikasi Android : SrcAndroidApplication.zip