Saturday, April 7, 2018

Android Things

Daftar Isi Pelajaran ...

Sahabat ASIC kita mulai pelajaran baru yaitu Android Things.  Android Things adalah istilah Google untuk me-response Internet of Things (IoT).  Mulai Android Studio Versi 3.0 ke atas Google menyertakan project IoT dalam desainnya.  IoT adalah hubungan yang harmonis antara Android Studio sebagai Integrated Development Environment (IDE) dengan dunia luar yang nyata melalui komunikasi data.  Apa yang dikembangkan di Android Studio dapat dengan nyata kita lihat dan rasakan pengaruhnya di dunia nyata.



Pada pelajaran ini kita mulai dengan cara pengembangan Android Things di Android Studio.  Karena melibatkan peripheral device (alat dalam dunia nyata) perancangan Android Things tidak sama dengan perancangan yang cukup dengan emulator android (AVD) yang terinstall di PC kita.

Ada komponen yang berperan dalam Android Things.  Android Gadget yang terinstall APK atau aplikasi android, internet sebagai komunikasi data, Server IoT (Cloud) yang melayani akses IoT dan Hardware Input Output yang terhubung dengan sensor atau aktuator yang terhubung dengan benda nyata dalam kehidupan kita (Things).  Dengan fasilitas internet sebuah gadget dapat menampilkan grafik pembacaan sensor dari mana saja dan kapan saja. Dengan fasilitas internet sebuah gadget android dapat melaksanakan tugas tertentu melaui aktuator yang terhubung dengan I/O IoT kapan saja dan di mana saja.

Salah satu contoh penggunaan Android Things adalah dokter jarak jauh (Intenet of Medical Things-IoMT).  Kita dapat membaca suhu dan indikator lain di tubuh kita dengan advanced hardware tertentu yang memiliki sensor.  Melalui aplikasi yang terpasang di gadget kita, data indikator tersebut dikirim ke dokter melalui internet.  Melalui gadget juga dokter dari tempat yang berbeda dan terhubung dengan internet bisa melihat analisa tubuh dan penyakit yang dialami pasien secara real time.  Dokter memberikan diagnosa dan hasilnya dapat dibaca pasien melalui gadget tanpa harus menerima dokter di rumahnya atau pergi ke tempat dokter tinggal.

Kartu hardware yang paling banyak digunakan adalah Arduino dan Raspberry Pi.  Arduino memiliki microcontroler untuk kita program dengan bahasa lebih rendah (perangkat keras) dengan jumlah input output (I/O) yang lebih banyak.  Arduino lebih cocok jika kita hendak membuat robot dan pengendalian tertentu.  Raspberry Pi tidak memiliki microcontroler tapi lebih banyak fasilitas integrasi seperti USB dan jaringan untuk menggabungkan lebih dari satu server.  Jumlah I/O pada Raspberry Pi lebih sedikit dari Arduino.  Bahasa pemrograman Arduino bersifat khusus (proprietary) dengan kode (syntax) bahasa pemrograman Arduino.  Sedangkan Raspberry Pi lebih terbuka dan mengadopsi bahasa pemrograman Java, C++ dan Python.  Kita juga dapat merakit sendiri dengan papan (board) dan pembelian komponen secara terpisah sesuai dengan spesifikasi kita sendiri.

Sejalan dengan era disruptif yang menjadikan internet, efektivitas proses bisnis dan peningkatan nilai tambah sebagai perubah yang mempengaruhi, saat ini semakin banyak card (kartu) tersedia di pasaran dengan harga dan fitur yang bervariasi.  Pengguna dapat melakukan pemilihan kartu sesuai dengan IoT yang dibuat karena sudah terintegrasi dengan internet dan network (jaringan).


Petunjuk Pemakaian : PetunjukPemakaian.pdf
Souce Code Perbaikan: MySourceAndroidPerbaikan.zip
Souce Code Application : MySourceAndroid.zip



Link IoT :
  1. Getting Start Android Things
  2. Android Things and Voice Assistant
  3. Writting Your First Android Things Driver
  4. Restful API Inrerface Android Things
  5. Android Thing Google Cloud
  6. Using Android Things
  7. Standard I/O Android Things
  8. USB Communication Android Things
  9. Memahami Input Output di IoT
  10. Gateway IoT dan Mengapa Harus Perduli'
  11. Comparison between Arduino and Raspberry Pi 
  12. Hardware Basic for Android Things
  13. How to build your smart home with Raspberry Pi
  14. Ten DIY Development Board for IoT Prototyping
  15. Enam tip untuk menjadi pengembang IoT Handal
  16. Internet of Things (IoT) untuk pemula



No comments:

Post a Comment